KONSERHARIINI.ID – Solois muda ALYSSAZA merilis single terbaru berjudul “Aku yang Tak Berharga”.
Lewat lagu ini, ia mengangkat kisah seseorang yang kehilangan kepercayaan diri karena terus berjuang mendapatkan cinta.
Lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang sudah memberikan waktu, perhatian, dan pengorbanan.
Namun, pasangannya justru bersikap dingin, mengabaikan usaha, hingga terus membandingkannya dengan orang lain.

ALYSSAZA Angkat Kisah Cinta yang Menguras Emosi
Melalui “Aku yang Tak Berharga”, ALYSSAZA menggambarkan hubungan yang perlahan membuat seseorang kehilangan jati diri.
Demi mendapat pengakuan, ia bahkan berusaha menjadi sosok lain agar terlihat cukup di mata pasangannya.
Pengalaman personal itu terasa dalam penggalan lirik, “Pun sudah ku rias cantik wajah ini, arah pandanganmu tetap tak pernah betah di sini.”
Lirik tersebut menggambarkan rasa frustrasi ketika berbagai usaha untuk mendapatkan cinta justru tidak mendapat respons yang diharapkan.
“Lagu ini ingin menyadarkan bahwa ketika kita berada dekat dengan seseorang yang tidak mampu melihat usaha atau nilai dalam diri kita, masalahnya bukan selalu ada di kita,” ungkap ALYSSAZA.
Selain membahas hubungan yang melelahkan, lagu ini membawa pesan tentang self-love dan penerimaan diri.
ALYSSAZA ingin mengingatkan pendengar bahwa mereka tidak perlu kehilangan jati diri hanya demi memenuhi standar orang lain.

Kolaborasi dengan Tiga Produser Musik
Dalam proses kreatifnya, ALYSSAZA kembali bekerja sama dengan Yafi Aria, Rico Andre, dan Trakast.
Yafi Aria dan Rico Andre meracik melodi awal saat workshop di Boyolali, kemudian ALYSSAZA dan Trakast mengembangkan cerita melalui lirik.
Rico Andre dan Yafi Aria menangani produksi lagu, sementara Achmad Gufron mengerjakan mixing dan mastering di Bro’s Studio sebagai tempat rekaman.
Rekomendasi artikel: PinkDice Punya Lagu buat Kamu yang Gagal Cinta tapi Tetap Berteman, Ini Maknanya!
Lewat single ini, ALYSSAZA mengajak pendengar berani meninggalkan hubungan yang tidak lagi menghargai mereka.
Sebab, mencintai orang lain seharusnya tidak membuat seseorang melupakan nilai dirinya sendiri.












