KONSERHARIINI.ID – Jaz Rowe kembali menyapa pendengar lewat single terbaru berjudul “Belagu”.
Kali ini, ia mengubah pengalaman patah hati menjadi sindiran jenaka untuk seseorang yang berubah setelah meraih kesuksesan.
Lagu ini bercerita tentang pasangan yang mulai menjauh setelah mendapat pekerjaan baru dan penghasilan lebih besar.
Namun, masalahnya bukan kesuksesan itu sendiri, melainkan sikap arogan yang membuat orang terdekatnya merasa asing.

Jaz Rowe Sindir Mantan lewat “Belagu”
Lewat “Belagu”, Jaz Rowe menyampaikan unek-unek yang selama ini terpendam. Ia menyebut lagu tersebut sebagai semacam diss track untuk laki-laki yang pernah membuatnya patah hati.
Salah satu bagian yang mencuri perhatian adalah kalimat “Biasa aja kali”. Jaz juga menyisipkan bagian spoken word yang menyindir sikap mantannya dengan gaya santai dan penuh sarkasme.
“You know literally gw ilfeel aja sih… so please take your belagu and go away. We’re done,” menjadi salah satu bagian yang mempertegas pesan lagu ini.
Alih-alih terus meratapi hubungan yang berakhir, Jaz memilih menertawakan pengalaman tersebut. Baginya, menulis lagu membantu memproses perasaan sekaligus menjadi langkah untuk memulihkan diri.

Kolaborasi dengan Emonk dan Andre Dinuth
Jaz Rowe menulis “Belagu” bersama Emonk dan Andre Dinuth. Mereka sebelumnya juga bekerja sama dalam single “Tiba Tiba Bilang Sayang”.
Ide lagu ini berawal dari sesi curhat dan berbagi cerita di studio. Dari obrolan tersebut, mereka mengembangkan lirik yang lugas, spontan, dan penuh karakter.
Rekomendasi artikel: The Latifa Rilis “Kini Harus Selesai”, Lagu Perpisahan yang Relate buat Pejuang Move On
Lewat lagu ini, Jaz ingin mengingatkan pendengar agar tidak meragukan harga diri hanya karena seseorang berubah setelah sukses. Sebab, pencapaian seharusnya tidak membuat seseorang kehilangan kerendahan hati.
Kini, pendengar bisa menikmati “Belagu” melalui berbagai platform musik digital.
Single ini juga membawa pesan sederhana, yaitu tetap mengenali nilai diri sendiri dan tidak perlu mengejar orang yang sudah berhenti menghargai kita.












